Tuhan tahu yang terbaik buat saya dan Tuhan akan menyelesaikan masalah saya sesuai waktuNya bukan waktu saya
Kalimat di atas pernah saya ungkapkan dalam sebuah ke sempatan di kampus. Kala itu saya menjadi kandidat untuk king of .. king of apa ya? yang jelas kandidat untuk menjadi ‘raja’ pada mata kuliah Bimbingan Karir.
Sering kita mengeluh kapan masalah ini
selesai? sering kita mengeluh kenapa hal ini terjadi pada saya? Ketika
hal itu terjadi, yakin dan percayalah bahwasannya Tuhan tahu yang
terbaik buat kamu dan Tuhan akan menyelesaikan masalahmu sesuai waktuNya
bukan waktumu. Kurang lebih seperti itulah.
Kenyataan memang terkadang menyakitkan,
kenyataan kadang susah untuk diterima, kenyataan terkadang membuat kita
sering berprasangka buruk kepada sang Pencipta. Namun percayalah
kenyataan yang ada itulah yang terbaik untuk kita.
Saya sendiri terkadang masih suka
mengeluh, masih suka berprasangka buruk kepada sang Pencipta. Yah,
itulah saya ketika kepercayaan diri saya berkurang atau bahkan hilang.
Kepercayaan diri terhadap kekuatan sang Pencipta, kepercayaan diri
terhadap kenyataan bahwa inilah yang terbaik bagi saya. Mungkin wajar
bagi manusia, asal masih dalam batas yang bisa dikendalikan.
Melihat orang lain. Melihat orang yang
kurang beruntung dibanding saya menjadikan saya bersyukur. Melihat orang
yang lebih daripada saya menjadikan saya termotivasi untuk seperti dia,
menjadikan saya sadar bahwa saya ini bukan siapa-siapa dan tidak pantas
untuk sombong. Melihat orang lain, akan membantu diri kita berprasangka
buruk kepada sang pencipta.
Seterpuruk apapun kamu, sesial apapun
kamu merasa, sesusah apapun yang kamu alami, sepahit apapun kenyataan
hidup yang kamu jalani, seberat apapun masalah yang hinggap di diri
yakinlah itu yang terbaik bagi kamu karena kembali lagi ke judul bahwa :
Tuhan tahu yang terbaik buat kamu dan Tuhan akan menyelesaikan
masalahmu sesuai waktuNya bukan waktumu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar